Home / Bank

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Dua Komisaris Independen Baru Diharapkan Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Bank Jambi

Jambi Serasah id — Kehadiran dua komisaris independen baru di tubuh Bank Jambi diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance). Perpaduan antara latar belakang akademik dan pengalaman praktis di industri perbankan dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.1/10/2026

​Pengamat Perbankan, Laila, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perspektif akademisi dan praktisi dapat memperkaya analisis serta menjaga objektivitas dalam mengawasi jalannya roda bisnis bank.

​“Akademik dapat memperkaya analisis dan melihat persoalan secara lebih objektif. Keduanya dapat saling melengkapi dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ujar Laila.

​Laila menekankan, tantangan Bank Jambi ke depan tidak lagi sekadar mengejar pertumbuhan aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit. Kualitas aset, likuiditas, kecukupan modal, hingga efektivitas manajemen risiko menjadi faktor vital yang harus dijaga.

​“Bank tidak cukup hanya tumbuh secara bisnis. Pertumbuhan harus berkualitas dan berkelanjutan (sustainable). Karena itu, fungsi komisaris sangat penting untuk memastikan ekspansi bisnis tetap berada dalam koridor prudential banking (prinsip kehati-hatian),” tegasnya.

​Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi memegang peran ganda: menjalankan fungsi intermediasi keuangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah. Oleh sebab itu, transparansi dan kualitas tata kelola menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

​“Publik tentu berharap kehadiran dua komisaris independen ini memberikan nilai tambah (value added). Yang terpenting adalah bagaimana kompetensi dan pengalaman tersebut diterjemahkan menjadi fungsi pengawasan yang efektif, objektif, dan mampu memberikan rekomendasi strategis kepada manajemen,” lanjut Laila.

​Selain aspek internal, Laila juga menyoroti laju perubahan industri perbankan yang bergerak cepat. Isu digitalisasi layanan, penguatan keamanan siber, pemenuhan regulasi (compliance), serta peningkatan kualitas layanan nasabah menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi.

READ  Optimalkan Layanan ATM, Bank Jambi Buka Operasional Terbatas Sabtu Ini

​Ia optimistis kombinasi keahlian di jajaran komisaris baru ini dapat memperkokoh penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) di Bank Jambi.

​“Dengan kombinasi perspektif akademik dan pengalaman panjang di industri perbankan, publik memiliki ekspektasi agar fungsi GRC di Bank Jambi semakin kuat. Pada akhirnya, tata kelola yang baik akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan bank yang sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bank

Raih Award “The Most Promising Bank 2026”, Bank Jambi Makin Optimis Tatap Masa Depan

Bank

Bank Jambi Aktifkan Kembali Mobile Banking Android, Akses Transaksi Digital Kembali Normal

Bank

Gubernur Al Haris Minta Bank Jambi Perkuat Sektor UMKM dan Tak Hanya Fokus Kucurkan Kredit

Bank

Kehadiran Gedung Baru KCU, Ivan Wirata Dorong Transformasi Total dan Penguatan Keamanan Siber Bank Jambi

Bank

Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Dirut Bank Jambi Dorong Penguatan Sinergi dan Hukum Humanis

Bank

Sambut HUT ke-81 RI, Bank Jambi Dukung Pengibaran 1.000 Bendera dan Santuni Veteran

Bank

​Bank 9 Jambi dan Benteng Kemandirian Ekonomi Daerah

Bank

Pakar Perbankan sebut Bank Jambi Berpeluang Jadi Regional Champion