Jambi Serasah id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi terus mengoptimalkan pengelolaan persampahan di wilayahnya melalui program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Program ini dihadirkan untuk mempermudah warga dalam membuang sampah sekaligus menerapkan sistem pembayaran yang adil melalui mekanisme subsidi silang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mahruzar, menegaskan bahwa OPBM berfokus pada keterlibatan langsung masyarakat di lingkungan masing-masing demi menciptakan tata kelola kebersihan yang tertib dan terintegrasi.
”OPBM adalah pengelolaan sampah yang dikelola langsung bersama warga di lingkungannya sendiri. Tujuannya mempermudah setiap warga Kota Jambi membuang sampah dengan tertib, tepat waktu, dan tidak dibebani biaya yang memberatkan,” kata Mahruzar dalam keterangan resminya di Jambi, Senin (5/10/2026).
Untuk memperlancar operasional pengumpulan dan penyaluran sampah oleh petugas OPBM, DLH Kota Jambi telah menyiagakan sejumlah depo atau tempat penampungan sementara (TPS) yang tersebar di titik-titik strategis. Lokasi depo tersebut meliputi wilayah Telanaipura, Danau Teluk, Sijenjang, serta area pusat ekonomi seperti Pasar Mama, Pasar Angso Duo, dan Pasar Talang Banjar.
Selain sarana fisik, Mahruzar menyoroti aspek keadilan ekonomi dalam penarikan retribusi pelayanan sampah melalui skema subsidi silang. Mekanisme ini memastikan seluruh warga mendapat hak pelayanan pengangkutan sampah yang sama tanpa terkendala kemampuan finansial.
Ia mencontohkan penerapan skema tersebut di Kelurahan Pelayangan, Kecamatan Pelayangan. Dari total 2.500 Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar dalam program OPBM, sebanyak 500 KK kategori tidak mampu dibebaskan sepenuhnya dari iuran.
”Biaya untuk 500 KK ini ditanggung melalui kontribusi warga lainnya yang lebih mampu di lingkungan yang sama. Tidak ada warga yang dikesampingkan hanya karena kendala ekonomi, semua mendapatkan pelayanan pengangkutan yang sama rutinnya,” jelasnya.
Melalui keberlanjutan program OPBM, DLH Kota Jambi berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.
”Kebersihan Kota Jambi bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Mari dukung OPBM, buang sampah pada tempatnya, dan ikut menjaga lingkungan kita tetap bersih dan sehat,” tutup Mahruzar.









