Home / Kota Jambi

Kamis, 10 September 2026 - 04:08 WIB

Pusakademia Jambi Gelar FGD Seri Ke-4, Bahas Penguatan Hak Sipil dan Politik

Jambi Serasah id _ Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) bekerja sama dengan Polda Jambi kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) seri ke-4 tahun 2026 dengan tema “Memperkuat Hak Sipil dan Politik (SIPOL): Meneguhkan Supremasi Sipil dan Checks and Balances.”

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Ratu Duo, Kota Jambi, Kamis (10/9), menjadi ruang dialog lintas elemen untuk membahas penguatan hak sipil dan politik serta pentingnya supremasi sipil dan mekanisme checks and balances dalam demokrasi.

Direktur Pusakademia Dr. Mochammad Farisi, LL.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa demokrasi tidak cukup hanya diukur dari pelaksanaan pemilu, tetapi juga dari sejauh mana hak sipil dan politik masyarakat dihormati dan ruang partisipasi publik terus diperkuat.

“Demokrasi yang kuat membutuhkan hak sipil dan politik yang terlindungi, partisipasi masyarakat yang bermakna, serta mekanisme checks and balances yang berjalan sehat. Karena itu, dialog lintas elemen seperti ini penting untuk membangun demokrasi yang semakin substantif dan berkeadaban.”

Sementara itu, Direktur Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Yuli Haryudo, S.E. menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kehidupan demokrasi.

“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi. Yang penting adalah bagaimana perbedaan tersebut dikelola melalui dialog, penghormatan terhadap hukum dan hak asasi manusia, serta mekanisme demokratis dan konstitusional.”

Hadirkan Perspektif Politik, HAM dan Masyarakat Sipil

FGD menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda, yaitu Ahmad Jahfar, S.H., Anggota DPRD Provinsi Jambi; Sukiman, S.H., M.H., Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jambi; serta Bahren Nurdin, S.S., MA., Dosen UIN STS Jambi dan KOPIPEDE Provinsi Jambi. Diskusi dimoderatori oleh Dr. Mochammad Farisi, LL.M., Dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi sekaligus Direktur Pusakademia. Susunan narasumber dan moderator tersebut tercantum dalam agenda kegiatan.

READ  Kemenag Jambi Dorong Kolaborasi Dana Abadi Lewat Gerakan Bulan Berwakaf Uang

Forum diikuti 45 peserta yang merepresentasikan beragam unsur, mulai dari pemerintah, partai politik, media, perguruan tinggi, organisasi perempuan, mahasiswa, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan. Peserta juga mencakup perwakilan organisasi disabilitas, yakni Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), bersama organisasi perempuan lainnya seperti Wanita Penulis Indonesia (WPI), Koalisi Perempuan Indonesia, PGAD UIN STS Jambi, dan Fatayat NU Provinsi Jambi.

Dari unsur politik hadir perwakilan sejumlah partai, antara lain PAN, Golkar, Gerindra, PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, PPP, NasDem, PKS, dan Partai Gerakan Rakyat Jambi. Sementara unsur generasi muda diwakili oleh pimpinan BEM dari berbagai perguruan tinggi serta mahasiswa Universitas Jambi dan UIN STS Jambi.

Melalui FGD ini, Pusakademia bersama Polda Jambi berharap dialog lintas sektor dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi yang partisipatif, inklusif, dan berkeadaban di Provinsi Jambi. (Aat)

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Parkir Bandara Jambi Rp9.000, Kendaraan Kepanasan, Pengunjung Kecewa!

Kota Jambi

Peringatan Hari Santri 2026, Ketua ISMI Jambi Minta Santri Adaptif di Era Digital

Kota Jambi

Amarah Karhutla Meluap di Jambi: Gerbang Kantor Gubernur Roboh, Massa Ancam Aksi Lebih Besar

Kota Jambi

Ngecas Rp9.000 Tanpa Sosialisasi, Kenaikan Parkir Bandara Sultan Thaha Tuai Kritik

Kota Jambi

Konflik RT 05 Rawasari: Lurah Janji Netral, Aktivis Minta Mekanisme Penyelesaian Jelas dan Adil

Kota Jambi

Sapu Bersih Korupsi Jambi: LSM FAAKI Tantang Kejari-Kejati Usut Proyek Pokir “Siluman” Anggota DPRD

Kota Jambi

​Perkuat Barisan Pemuda, DPD BM PAN Kota Jambi Gelar Konsolidasi dan Persiapan Pelantikan

Kota Jambi

Protes Penanganan Karhutla,Aksi Demo Aliansi Rakyat Jambi Marah di Kantor Gubernur Berakhir Kericuhan