Home / Kota Jambi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Resmi Berakhir, Capaian SAMSAT Kota Jambi Melesat 30,5 Persen

​Jambi Serasah id — Program pemutihan pajak kendaraan bermotor Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2026 resmi berakhir pada Rabu, 30 September 2026. Program yang berlangsung sejak 18 Agustus 2026 dengan skema pembayaran satu tahun untuk penunggak pajak di atas dua tahun ini mencatatkan lonjakan partisipasi masyarakat dan penerimaan daerah yang signifikan.

​Kepala UPTD SAMSAT Kota Jambi, Helvirani, mengungkapkan bahwa total wajib pajak yang memanfaatkan program kemudahan ini mencapai 34.376 kendaraan, dengan total penerimaan pajak sebesar Rp19.823.399.600.

​”Capaian tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua, yaitu sebanyak 22.355 unit dengan total penerimaan Rp2.686.538.700. Sementara untuk kendaraan roda empat tercatat sebanyak 12.021 unit dengan nilai pajak Rp17.136.860.900,” ujar Helvirani dalam keterangannya.

​Selama program berlangsung, antusiasme masyarakat Kota Jambi terbilang sangat tinggi. Layanan SAMSAT Kota Jambi rata-rata melayani hingga 1.000 unit kendaraan per hari.

​Jika dibandingkan dengan periode tahun 2025 yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp13.892.637.000, realisasi tahun ini mengalami kenaikan tajam.

​”Terdapat kenaikan volume sebanyak 8.044 kendaraan atau tumbuh 30,5 persen. Dari sisi penerimaan negara, terjadi peningkatan sebesar 42,69 persen,” tegas Helvirani.

​Ia menjelaskan, peningkatan pesat ini didorong oleh banyaknya pemilik kendaraan mati pajak di atas tiga tahun hingga belasan tahun yang kembali mendaftarkan kendaraannya. Fenomena menarik juga terlihat dari banyaknya pemilik kendaraan klasik, seperti Vespa lama, yang memanfaatkan momentum pemutihan ini untuk mengaktifkan kembali dokumen kendaraannya.

​”Prinsipnya, UPTD SAMSAT Kota Jambi berkomitmen mempermudah masyarakat dalam membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

​Guna mengoptimalkan penerimaan, SAMSAT Kota Jambi tidak hanya mengandalkan pelayanan di kantor, tetapi juga gencar melakukan sosialisasi hingga tingkat bawah melalui Forum RT.

READ  Aksi Pencurian di Showroom Lebak Bandung Terekam CCTV, Korban Rugi Rp5 Juta

​”Kami menyosialisasikan tata cara pengurusan pajak, kelengkapan berkas, hingga persyaratan administratif seperti STNK dan notice pajak,” kata Helvirani.

​Ke depan, UPTD SAMSAT akan bersinergi dengan BPPRD Kota Jambi untuk mengandalkan peran Forum RT dalam menyampaikan pemberitahuan penagihan pajak secara langsung dari rumah ke rumah (door to door).

​Di sisi lain, Helvirani menyoroti kendala administratif di lapangan, khususnya terkait banyaknya kendaraan bekas yang belum dibaliknama oleh pemilik baru. Ia mengimbau warga untuk segera melakukan proses Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) guna menghindari permasalahan hukum atau kendala pendataan di kemudian hari.

​Berdasarkan data SAMSAT Kota Jambi, wilayah dengan tingkat tunggakan pajak kendaraan tertinggi saat ini berada di Kecamatan Alam Barajo.

​Mengakhiri keterangannya, Helvirani mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa taat membayarkan kewajiban pajaknya tepat waktu.

​”Ayo membayar pajak sebelum jatuh tempo, karena pajak yang kita bayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan daerah,” pungkasnya.(ed)

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Parkir Bandara Jambi Rp9.000, Kendaraan Kepanasan, Pengunjung Kecewa!

Kota Jambi

Peringatan Hari Santri 2026, Ketua ISMI Jambi Minta Santri Adaptif di Era Digital

Kota Jambi

Amarah Karhutla Meluap di Jambi: Gerbang Kantor Gubernur Roboh, Massa Ancam Aksi Lebih Besar

Kota Jambi

Ngecas Rp9.000 Tanpa Sosialisasi, Kenaikan Parkir Bandara Sultan Thaha Tuai Kritik

Kota Jambi

Konflik RT 05 Rawasari: Lurah Janji Netral, Aktivis Minta Mekanisme Penyelesaian Jelas dan Adil

Kota Jambi

Sapu Bersih Korupsi Jambi: LSM FAAKI Tantang Kejari-Kejati Usut Proyek Pokir “Siluman” Anggota DPRD

Kota Jambi

​Perkuat Barisan Pemuda, DPD BM PAN Kota Jambi Gelar Konsolidasi dan Persiapan Pelantikan

Kota Jambi

Protes Penanganan Karhutla,Aksi Demo Aliansi Rakyat Jambi Marah di Kantor Gubernur Berakhir Kericuhan