Home / Olahraga

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:13 WIB

Ketua KONI Jambi Wanti-wanti Pengurus Cabor: Dana Hibah Murni untuk Atlet, Bukan yang Lain!”

Jambi Serasah id — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memulai langkah digitalisasi dan penguatan tata kelola organisasi. Langkah strategis ini diawali dengan pembukaan sosialisasi Aplikasi Data, Tata Kelola Keuangan, dan Program Kerja KONI Provinsi Jambi oleh Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, di Aula KONI, Senin (18/5/2026).

​Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Selasa (19/5/2026) ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan KONI Provinsi, perwakilan KONI Kabupaten/Kota, serta pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se-Provinsi Jambi.

​Dalam arahannya, Mat Sanusi menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari persiapan dini dan matang menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Melalui agenda ini, KONI berkomitmen memetakan program kerja prioritas agar target prestasi dapat tercapai secara linear.

​”Ini adalah langkah awal kita menyamakan visi dan misi antara KONI Provinsi dengan Kabupaten/Kota. Semua program kerja harus selaras dan bergerak serentak demi memajukan prestasi olahraga daerah,” ujar Mat Sanusi.

Salah satu poin krusial dalam sosialisasi ini adalah pengenalan Aplikasi Bank Data Atlet Provinsi Jambi. Mat Sanusi memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi digital tersebut. Ia mengakui, selama ini Jambi belum memiliki basis data atlet terpadu yang merekam rekam jejak prestasi secara komprehensif.

​”Selama ini data mengenai kiprah dan prestasi atlet kita belum terdokumentasi dengan rapi secara digital. Dengan aplikasi ini, kita bisa memantau perkembangan, prestasi, hingga pembinaan atlet secara langsung dan akurat,” jelasnya.

Di sisi administrasi, Mat Sanusi memberikan perhatian serius pada transparansi keuangan. Ia memberikan peringatan keras kepada seluruh pengurus cabor dan daerah agar mengelola dana hibah secara bertanggung jawab, akuntabel, dan bebas dari penyelewengan.

​Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dari dana hibah yang dikucurkan negara harus berorientasi murni pada program pembinaan atlet di lapangan, bukan untuk kepentingan lain di luar koridor olahraga.

​”Dana hibah itu mandat rakyat untuk memajukan olahraga. Penggunaannya harus tepat sasaran, fokus pada pembinaan atlet, dan peningkatan prestasi Jambi di kancah nasional,” tegas Ketum KONI Jambi tersebut.(“)

Share :