Merangin Serasah id – Bank Jambi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat adat Suku Anak Dalam (SAD). Komitmen tersebut diwujudkan melalui program edukasi bertajuk “Lentera Inklusi di Balik Rimba: Membangun Kemandirian Finansial Suku Anak Dalam” yang digelar di Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafidh, serta Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital Bank Jambi Achmad Nunung HS. Turut hadir jajaran Kepala OPD Kabupaten Merangin, Ketua Tumenggung, serta puluhan warga, perempuan, dan pelajar dari komunitas SAD.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya memaparkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025. Ia menyebutkan indeks literasi keuangan nasional saat ini mencapai 66,46 persen (naik dari 65,43 persen pada tahun lalu), sementara indeks inklusi keuangan berada di angka 80,51 persen (naik dari 75,02 persen pada 2024).
Meski menunjukkan tren positif, Yan menyoroti masih adanya kesenjangan (gap) sebesar 14,02 persen antara tingkat literasi (pemahaman) dan inklusi (akses) keuangan di Indonesia. Oleh karena itu, wilayah pedesaan dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) menjadi prioritas utama.
“Peran edukasi keuangan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pelindungan konsumen. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak, mengelola pendapatan efektif, dan terhindar dari risiko kejahatan keuangan,” ujar Yan Iswara Rosya.
Senada dengan OJK, Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital Bank Jambi, Achmad Nunung HS, menegaskan komitmen bank daerah tersebut untuk menyisir masyarakat di wilayah pelosok.
Melalui program ini, Bank Jambi berharap masyarakat SAD dalam Memahami dan memanfaatkan produk serta layanan perbankan yang aman.Mengetahui manfaat menabung untuk jaminan masa depan.Memiliki kesadaran tinggi terhadap berbagai modus penipuan dan investasi ilegal.
Melalui sinergi berkelanjutan antara Bank Jambi, OJK, dan Pemerintah Kabupaten Merangin, program ini ditargetkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Suku Anak Dalam secara jangka panjang dan berkelanjutan. (red)










