Home / Bank

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:37 WIB

Sektor Pekerja Migran Dinilai Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Bank Jambi

​Jambi Serasah id— Pengamat perbankan Laila Farhat menilai pengembangan skema Kredit Usaha Rakyat Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI) berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Bank Jambi. Selain memperluas portofolio bisnis bank, langkah ini diyakini mampu mengakselerasi perekonomian Provinsi Jambi melalui investasi Sumber Daya Manusia (SDM).23/7/2026

​Menurut Laila, inovasi pembiayaan berbasis SDM sudah sepatutnya menjadi fokus Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut, seiring meningkatnya permintaan pasar internasional terhadap tenaga kerja Indonesia.

​“Ke depan, perluasan portofolio ke sektor SDM via KUR PMI bukan sekadar penyaluran kredit, melainkan investasi jangka panjang bagi daerah,” ujar Laila dalam keterangannya.

Laila mencontohkan keberhasilan Bank BJB yang telah berkolaborasi dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyalurkan KUR PMI. Sebagai BPD, Bank Jambi dinilai memiliki modal yang cukup kuat untuk mengadaptasi langkah serupa.

​“Bank Jambi memiliki fondasi kokoh dari sisi permodalan, jaringan layanan, hingga pengalaman menyalurkan pembiayaan produktif sektor prioritas dan UMKM,” lanjutnya.

​Ia menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki potensi tenaga kerja usia produktif yang melimpah. Namun, kendala utama calon pekerja migran umumnya terletak pada akses pembiayaan awal untuk pelatihan dan proses penempatan di luar negeri.

​Hadirnya KUR PMI berbiaya terjangkau diharapkan mampu mengatasi hambatan tersebut, sekaligus menciptakan multiplier effect (efek berganda) bagi perekonomian lokal melalui arus remitansi dan peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja.

​Dari kacamata bisnis, diversifikasi ke KUR PMI memberi peluang bagi Bank Jambi untuk memperluas basis nasabah produktif. Kendati demikian, Laila mengingatkan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan seleksi debitur yang ketat guna memitigasi risiko kredit.

​Untuk merealisasikannya, ia mendorong Bank Jambi segera menjajaki kerja sama strategis dengan pemangku kepentingan terkait.

READ  Sinergi Antar-BPD, Bank Jambi dan Bank bjb Jalin Kerja Sama Joint Financing

​“Bank Jambi perlu mengkaji peluang kerja sama komprehensif dengan BP2MI, Balai Pelatihan Vokasi, LPK, hingga pemerintah daerah. Ekosistem yang terintegrasi akan memastikan program ini berjalan profesional,” tegasnya.

​Mengakhiri keterangannya, Laila menekankan bahwa perbankan modern dituntut untuk menyeimbangkan antara profitabilitas dan dampak sosial.

​“KUR PMI adalah instrumen tepat yang menghubungkan tujuan bisnis bank dengan misi sosial—mencetak SDM unggul berskala global yang tumbuh dan membangun daerah,” pungkasnya.(“)

Share :

Baca Juga

Bank

Raih Award “The Most Promising Bank 2026”, Bank Jambi Makin Optimis Tatap Masa Depan

Bank

Dua Komisaris Independen Baru Diharapkan Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Bank Jambi

Bank

Bank Jambi Aktifkan Kembali Mobile Banking Android, Akses Transaksi Digital Kembali Normal

Bank

Gubernur Al Haris Minta Bank Jambi Perkuat Sektor UMKM dan Tak Hanya Fokus Kucurkan Kredit

Bank

Kehadiran Gedung Baru KCU, Ivan Wirata Dorong Transformasi Total dan Penguatan Keamanan Siber Bank Jambi

Bank

Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Dirut Bank Jambi Dorong Penguatan Sinergi dan Hukum Humanis

Bank

Sambut HUT ke-81 RI, Bank Jambi Dukung Pengibaran 1.000 Bendera dan Santuni Veteran

Bank

​Bank 9 Jambi dan Benteng Kemandirian Ekonomi Daerah