Home / Pekanbaru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketegasan dan Kelembutan Bupati Perempuan Pertama Siak: Pulihkan Bumi Tanjung Buton dari Ancaman Sawit

SIAK Serasah id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama jajaran TNI dan Polri menggelar aksi penanaman pohon di lahan bekas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, Jumat (9/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya penghijauan sekaligus mengantisipasi alih fungsi lahan

​Bupati Siak, Afni Z, yang didampingi Wakil Bupati Syamsurizal, mengungkapkan bahwa total area bekas terbakar yang ditanami kembali mencapai 4,5 hektare. Berbagai bibit pohon produktif dan pelindung ditanam di lokasi tersebut, di antaranya pohon pulai dan petai.

​”Biasanya setelah Karhutla, lahan yang terbakar rawan berubah menjadi kebun sawit. Karena ini merupakan kawasan BUMD, kami bergerak cepat melakukan penanaman bersama,” ujar Afni di sela-sela kegiatan.

​Aksi penghijauan ini melibatkan lintas unsur, mulai dari TNI, Polri, dinas terkait, gerakan Pramuka, hingga organisasi kemasyarakatan. Menurut Afni, kolaborasi ini merupakan bukti nyata komitmen Kabupaten Siak dalam memulihkan ekosistem di titik-titik bekas Karhutla.

Ada hal menarik dalam aksi pemulihan lahan tersebut. Salah satu bibit pohon yang ditanam langsung oleh Bupati Siak dinamai “Pohon Jenderal Herry”. Nama tersebut diambil dari sosok Komjen Pol Herry Heryawan, mantan Kapolda Riau yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

​Pemberian nama ini merupakan bentuk apresiasi dan terima kasih Pemkab Siak atas dedikasi Herry Heryawan selama bertugas di Riau, khususnya dalam penanganan Karhutla, penegakan isu lingkungan, hingga konservasi gajah.

​“Saya berikan nama pohon ini Jenderal Herry. Saya ingin pohon ini dijaga dengan baik hingga tumbuh besar, bukan sekadar asal tanam. Akarnya kelak menjaga bumi Siak dan daunnya menjadi peneduh,” kata bupati perempuan pertama di Siak tersebut.

READ  Kado Terindah HUT Siak: Usai Penantian Puluhan Tahun, Rp57 Miliar Mulai Memupuk Harapan Warga

​Afni menambahkan, semangat Green Policing yang diusung Jenderal Herry diharapkan terus melekat di Siak sebagai dorongan moral untuk mencegah terjadinya Karhutla berulang.

​Gerakan pemulihan lingkungan ini dipastikan tidak berhenti di Tanjung Buton. Pemkab Siak dijadwalkan bakal melanjutkan aksi serupa di sejumlah lokasi eks Karhutla lainnya.

​Puncak gerakan penanaman pohon rencananya digelar di Kecamatan Dayun pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Komjen Pol Herry Heryawan tersebut diperkirakan melibatkan lebih dari 1.000 peserta, serta dihadiri oleh Pangdam, Plt Gubernur Riau, dan unsur Forkopimda Provinsi Riau.(Siboro)

Share :

Baca Juga

Pekanbaru

Kado Terindah HUT Siak: Usai Penantian Puluhan Tahun, Rp57 Miliar Mulai Memupuk Harapan Warga

Pekanbaru

DBH Migas Siak Dipangkas 70 Persen, Bupati Afni Kecewa Berat Kepada Kemenkeu

Pekanbaru

PLT Gubernur Riau Resmi Melantik Dewan Pengupahan Provinsi Riau Periode 2026–2029

Pekanbaru

Sidak ke Desa Penarikan, LSM PENJARA Riau, Diduga Temukan Kantor Sepi dan Absensi Kosong 2 Bulan