JAMBI Serasah id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jambi menyayangkan insiden penyerangan Kantor Kepolisian Resor (Polres) Merangin yang melibatkan sekelompok warga Suku Anak Dalam (SAD) beberapa hari ,Sabtu 31/10/2026
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Jambi, Ritas Mairiyanto, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang merusak kondusivitas wilayah serta berpotensi mencederai hubungan kemitraan antara masyarakat adat dan aparat penegak hukum.
”Kami sangat menyayangkan terjadinya insiden penyerangan tersebut. Tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun, apalagi yang ditujukan ke markas Kepolisian sebagai instansi penegak hukum dan pelindung masyarakat, tidak sepatutnya terjadi,” ujar Ritas Mairiyanto dalam keterangan resminya.
Ritas menekankan pentingnya menahan diri bagi seluruh pihak dan mengedepankan jalur komunikasi yang damai. Menurutnya, konflik atau permasalahan yang memicu aksi tersebut seharusnya dapat diselesaikan melalui dialog terbuka, mediasi, serta keterlibatan tokoh masyarakat adat dan pemerintah daerah.
Lebih lanjut, DPD Partai Hanura Provinsi Jambi menyampaikan beberapa poin imbauan dan sikap resmi terkait insiden ini
Mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Suku Anak Dalam (SAD), untuk menahan diri dan menyelesaikan seluruh dinamika permasalahan melalui musyawarah adat maupun hukum yang berlaku tanpa kekerasan.
Meminta aparat kepolisian untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan berkeadilan dalam menangani serta memulihkan situasi keamanan pasca-kejadian.
Meminta Pemerintah Kabupaten Merangin dan Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemangku kepentingan (stakeholders) terkait untuk segera turun tangan memfasilitasi dialog guna mencari akar masalah dan solusi jangka panjang bagi ketenteraman warga.
Partai Hanura Provinsi Jambi berharap situasi di Kabupaten Merangin dapat segera pulih dan kondusif, sehingga masyarakat dan warga SAD dapat kembali beraktivitas dengan aman dan damai.(“)









