Kota Jambi, Serasah id – Rektor Universitas Jambi (UNJA), Prof. Helmi, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Program Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Kendati demikian, ia menekankan pentingnya evaluasi berkala setiap tiga bulan agar program tersebut berjalan efektif dan memberikan dampak nyata.
Menurut Prof. Helmi, pengelolaan sampah merupakan amanah besar yang harus disikapi secara serius. Jika dikelola dengan prinsip yang tepat, sampah dapat mendatangkan berkah. Sebaliknya, jika diabaikan, hal itu justru akan menjadi musibah bagi lingkungan dan warga
”Program OPBM ini sangat baik prinsipnya, kita mendukung ini. Yang penting bagi kita, ini menjadi sesuatu amanah supaya pengelolaan sampah menjadi berkah, kalau tidak ini akan menjadi musibah,” ujar Prof. Helmi saat memberikan tanggapan terkait program tersebut, [Sebutkan Hari/Tanggal].
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Namun, Prof. Helmi mengingatkan bahwa program yang bagus tidak akan berjalan optimal tanpa adanya fungsi kontrol yang ketat. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar progres dan kendala di lapangan ditinjau secara rutin per kuartal.
”Sebagus apa pun program ini, kita harus mengevaluasinya setiap tiga bulan sekali supaya manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Melalui evaluasi triwulanan tersebut, diharapkan setiap hambatan dalam tata kelola sampah berbasis komunitas ini dapat segera dicarikan solusi. Langkah ini sekaligus memastikan program tetap berada pada jalur yang benar demi kemaslahatan publik. (ed)










