Home / Batam

Kamis, 10 September 2026 - 13:55 WIB

TIMPORA KEPRI PERKUAT KOORDINASI PENGAWASAN ORANG ASING DI WILAYAH PERBATASAN*

Bintan Serasah id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Provinsi Kepri.

Mengusung tema _“Penguatan Koordinasi TIMPORA dalam Menghadapi Dinamika Mobilitas Orang Asing di Wilayah Perbatasan”_, kegiatan ini berlangsung di The Anmon Resort Bintan, Kamis (10/09/2026).

*Perkuat Sinergi Lintas Instansi*
Kegiatan TIMPORA menjadi forum untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan pertukaran informasi antarinstansi dalam mengawasi keberadaan serta aktivitas orang asing di Kepri.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, *Denni Tresno Sulistianto*, menyampaikan bahwa posisi Kepri sebagai wilayah perbatasan membuat mobilitas orang asing sangat tinggi. Karena itu, pengawasan keimigrasian harus optimal dan didukung koordinasi lintas sektor.

“TIMPORA diharapkan memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, pencegahan, dan deteksi dini terhadap potensi permasalahan orang asing. Mulai dari kepatuhan izin tinggal hingga potensi tindak pidana,” ujar Denni.

Ia juga mengajak seluruh anggota TIMPORA aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara di wilayah Kepri.

*Paparan Data dan Dinamika Lapangan*
Dalam kegiatan ini dipaparkan kondisi strategis Kepri, meliputi karakteristik wilayah, jalur internasional, data perlintasan, hingga strategi pengawasan ke depan.

Perwakilan UPT Imigrasi se-Kepri juga memaparkan kondisi wilayah kerja masing-masing. Mulai dari mobilitas wisatawan dan Tenaga Kerja Asing (TKA), data WNA pemegang ITAS dan ITAP, data perlintasan, deteni, pengungsi, hingga pendeportasian.

*Sorotan Koarmada I dan BNNP Kepri*
Dalam sesi diskusi, *Kolonel Wendy dari Koarmada I* menekankan pentingnya akurasi data awak kapal. Ketidaksesuaian _crew list_, identitas, dan pergantian awak kapal bisa menjadi indikasi pelanggaran izin kerja WNA.

“Oleh karena itu, perlu pertukaran informasi dan tindak lanjut bersama antara Koarmada I dan Imigrasi terhadap temuan di lapangan,” tegasnya.

READ  Silaturahmi Media dan Lapas Barelang: Komitmen Jaga Sinergitas Jelang HUT Ke-81 RI

Sementara itu, *Jamaluddin Syarief dari BNNP Kepri* memaparkan pengungkapan besar kasus narkotika dalam 2 bulan terakhir. BNN bersama TNI AL, Polri, dan Bea Cukai telah mengamankan lebih dari 8 ton narkotika.

Beberapa di antaranya:
1. Pabrik narkotika clandestine di Nagoya dan Batu Ampar
2. 1,3 ton ketamin dari kapal MV King Sun
3. 2,6 ton sabu cair dan 1,5 juta batang rokok di perairan Rumah Gajah
4. 800 kg ketamin dari kapal kargo

Modus _ship-to-ship_ dan penggunaan “pelabuhan tikus” juga ditemukan. Sebagian besar awak kapal yang diamankan adalah WNA asal Myanmar dan Thailand.

Hal ini memperkuat pentingnya pengawasan ketat terhadap pergerakan WNA jalur laut dan pertukaran data antara BNN, Imigrasi, TNI, Polri, dan Bea Cukai Melalui forum TIMPORA, sinergi lintas instansi di Kepri diharapkan semakin solid. Kolaborasi dan pertukaran informasi yang efektif menjadi kunci dalam pencegahan, deteksi dini, serta penanganan potensi pelanggaran di wilayah perbatasan (Sembiring)

Share :

Baca Juga

Batam

Proyek KMP Batam senilai Rp44 Miliar Disorot: Pekerja Meninggal, Upah Menunggak, dan Papan Informasi Absen

Batam

Dugaan Sengkarut Proyek KMP Batam: Target Meleset, Upah Pekerja Tertunggak Meski Lolos Audit

Batam

DIDUGA PERLUAS LAHAN ILEGAL 1 HEKTARE DI HUTAN LINDUNG, PT PUTRA GAUTAMA JAYA DIDESAK HENTIKAN AKTIVITAS

Batam

Warga Karimun Pasang Spanduk Tolak Karhutla: Demi Masa Depan Anak Cucu Kita

Batam

Menanti Kepastian Hukum, 300 KK di Taman Yasmin Kebun Batam Desak Penerbitan SK TORA

Batam

Sorot Dugaan Mark-Up Rp44 Miliar TPA Punggur, Tim 10 Gabungan Media Syber Rajawali Kritik Kadis LH Batam

Batam

AUDIENSI SILATURAHMI, KAKANWIL IMIGRASI KEPRI GUNTUR HAMONANGAN: “MEDIA ADALAH MATA DAN TELINGA KAMI

Batam

MERAH PUTIH BERKIBAR DI PULAU TERLUAR, TEGUHKAN KEDAULATAN NKRI DI PERBATASAN RI–SINGAPURA