Merangin Serasah id – Sebuah rumah toko (ruko) milik Guru Mahyi yang berlokasi di RT 13 RW 05, Lingkungan Mensawang Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, musnah terbakar pada Selasa malam (6/10) sekitar pukul 22.30 WIB.
Menurut keterangan warga sekitar, rumah tersebut dalam kondisi kosong ditinggalkan pemiliknya sejak hampir dua minggu terakhir. Ketua RT 13 RW 05 Lingkungan Mensawang, Muhammad Umar, membenarkan insiden kebakaran yang sempat mengejutkan warga setempat.
”Pemiliknya tidak ada di rumah sekitar dua minggu ini, karena ada keluarganya yang sedang sakit di Padang. Peristiwa kebakaran baru diketahui warga sekitar pukul 22.30 WIB,” ujar Umar saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Umar menjelaskan, kobaran api diduga kuat akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting). Sebelumnya terdengar suara ledakan keras dari dalam ruko yang diduga berasal dari tabung gas elpiji.
”Awalnya diduga ada korsleting listrik. Kemudian disusul satu kali suara ledakan cukup keras, dugaan sementara berasal dari gas elpiji,” tambah Umar.
Hal senada disampaikan oleh anggota DPRD Merangin dari Partai Demokrat, Satria Abadi, yang tempat tinggalnya berada persis di sebelah lokasi kejadian. Ia membenarkan adanya suara ledakan sebelum api membesar.
”Ya, lokasi kebakaran tepat di sebelah rumah saya. Terdengar satu kali ledakan sebelum api membumbung tinggi,” kata Satria.
Kobaran api semakin membesar dan melahap hampir seluruh bagian rumah tersebut. Saat insiden terjadi, sejumlah anggota DPRD yang saat itu berada di rumah satria berdampingan dengan lokasi kejadian segera bergegas. Melihat situasi rumah dengan api berkobar, mereka turut bersama warga menjinakkan si jago merah. Di antaranya Amri Saham, Antoni Irawan, Safrion, serta M. Haris.
Tak menunggu waktu lama dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi berjibaku memadamkan api yang mengamuk, dibantu satu unit mobil tangki berisi air dari BPBD Merangin untuk mempercepat proses pemadaman.
”Memang Damkar datang cepat, lebih kurang 10 menit hadir di sini, kebetulan saya yang langsung telpon,” tutup Satria.
Hingga berita ini ditulis, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sedangkan total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. (Ats)









