Merangin Serasah id — Kualitas udara di Kabupaten Merangin kian memprihatinkan. Melonjaknya grafik Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) hingga menyentuh kategori sangat tidak sehat dan berisiko berbahaya memaksa warga beraktivitas di bawah ancaman kabut asap yang pekat. Merespons kondisi darurat tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Merangin dari Fraksi NasDem, Wike Efrilla T., bergerak cepat menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merangin untuk menggelar aksi sosial pembagian masker gratis di kawasan Bangko, Merangin.
Aksi tanggap darurat yang berlangsung di tengah riuh lalu lintas Kota Bangko ini menyasar para pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki yang terpaksa tetap beraktivitas di luar ruangan. Pembagian masker ini menjadi langkah nyata di lapangan untuk meminimalisasi paparan partikel berbahaya masuk ke saluran pernapasan masyarakat.
Anggota DPRD Merangin, Wike Efrilla T., menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan respons cepat atas krisis kesehatan lingkungan yang sedang melanda wilayah Jambi, khususnya Merangin. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan respirasi masyarakat harus menjadi prioritas utama di tengah memburuknya kualitas udara.
”Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian bersama antara saya pribadi, Fraksi NasDem, dan rekan-rekan relawan PMI Merangin. Mengingat angka ISPU yang sudah sangat tidak sehat, kami tergerak untuk turun langsung. Selain membagikan masker, kami juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, serta disiplin menggunakan masker saat harus bepergian,” ujar Wike di sela-sela pembagian masker.
Dalam aksi kolaboratif tersebut, para relawan PMI bersama Wike Efrilla menyisir beberapa titik strategis jalan raya di Bangko. Selain membagikan ribuan masker, tim gabungan juga memberikan edukasi singkat mengenai bahaya penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) yang rawan melonjak saat bencana kabut asap melanda.
Sinergi antara wakil rakyat dan organisasi kemanusiaan seperti PMI ini diharapkan dapat memantik kepedulian pihak-pihak lain untuk turut berkontribusi mengatasi dampak buruk kabut asap. Masyarakat Merangin pun diimbau untuk terus memantau pembaruan data kualitas udara serta menjaga kondisi fisik dengan mengonsumsi air putih yang cukup dan vitamin di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.(ed)
Kontak Media / Informasi Lebih Lanjut:
- Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin / Fraksi NasDem
- Markas PMI Kabupaten Merangin









