Jambi Serasah id — Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata yang sering di sapa (Bang IW), mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pertamina mengambil tindakan tegas terkait krisis antrean solar subsidi yang kian berlarut-larut. Langkah ini diambil sebagai respons atas lambatnya pembenahan di lapangan serta dampak buruk antrean truk yang mulai memakan badan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan umum.Rabu 2/9/2026
Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat empat indikasi utama yang memicu kemacetan parah di sejumlah SPBU di Provinsi Jambi
Maraknya praktik pelangsiran solar subsidi oleh oknum tidak bertanggung jawab, serta banyaknya kendaraan yang tidak berhak—seperti mobil mewah dan angkutan industri—yang turut mengantre.
Sistem barcode Pertamina belum berjalan maksimal di tingkat operasional dan dinilai rawan diakali oleh pelaku pengisian berulang.
Sejumlah SPBU terindikasi membiarkan praktik pelangsiran tanpa takut akan sanksi tegas maupun ancaman penutupan izin dari pihak berwenang.
Antrean truk berukuran besar meluber hingga ke badan jalan utama, memicu kemacetan kronis dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Desakan keras Bang IW menjadi dorongan langsung bagi Kepolisian dan Pertamina untuk menghentikan pola imbauan formalitas. APH diminta segera mengusut tuntas keterlibatan oknum pelangsir serta menindak hukum SPBU nakal melalui sanksi berat, mulai dari penghentian pasokan hingga pencabutan izin operasional.tutup wakil ketua DPRD provinsi Jambi ini (ed)










