Home / Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:17 WIB

​Ditemukan Bendera Merah Putih Kusam dan Koyak Berkibar di PT Hok Seng Persada Batam

Batam Serasah id – Bendera Merah Putih dalam kondisi kusam, lusuh, dan koyak ditemukan masih dikibarkan di halaman PT Hok Seng Persada, Jalan Raja Ali Kelana, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, pada Rabu (29/07/2026).

​Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, bendera negara yang menjadi simbol kedaulatan Republik Indonesia tersebut tetap dibiarkan berkibar di area perusahaan pabrikan panel surya tersebut tanpa ada upaya perbaikan.

Tim media berupaya meminta konfirmasi kepada pihak manajemen PT Hok Seng Persada mengenai pembiaran bendera tidak layak pakai tersebut. Namun, pihak keamanan perusahaan tidak mengizinkan awak media untuk menemui pihak manajemen.

​Pihak media hanya dipertemukan dengan Chief Security perusahaan bernama Jepri. Dalam keterangannya, Jepri mengaku baru bertugas selama dua minggu dan telah mengajukan penggantian bendera kepada pihak manajemen, tetapi belum mendapat tanggapan.

​”Saya baru dua minggu bertugas di sini dan sudah mengajukan (penggantian bendera) ke perusahaan, tetapi belum ada tanggapan. Tidak mungkin saya ganti pakai uang pribadi,” ujar Jepri saat dikonfirmasi di lokasi, Rabu (29/07/2026).

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Hok Seng Persada belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait dugaan pembiaran simbol negara tersebut. Redaksi SERASAH.id tetap memberikan ruang dan hak jawab bagi pihak manajemen sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

​Tindakan mengibarkan bendera negara dalam kondisi rusak atau kusam berpotensi melanggar ketentuan hukum di Indonesia.​Aturan Hukum: Pasal 24 huruf c UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan secara tegas melarang setiap orang mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.​Sanksi Pidana: Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 67 UU No. 24 Tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00, seratus juta rupiah ( Sembiring)

READ  JALIN SINERGI, KANWIL IMIGRASI KEPRI TERIMA AUDENSI MEDIA DI SEKUPANG

​

Share :

Baca Juga

Batam

AKSES JALAN DITUTUP PAGAR BESI, WARGA RT 04 RW 09 KAMPUNG TENGAH TELUK BAKAU BATAM TERISOLIR, KAPOLSEK NONGSA TURUN TANGAN BUKA AKSES

Batam

KALAPAS BATAM HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 DI LAPAS PEREMPUAN KELAS IIB BATAM

Batam

UJI TRANSPARANSI ANGGARAN RP44 MILIAR, LSM PENJARA KEPRI MOHON DATA RAB TPA PUNGGUR KE DLH BATAM

Batam

BERKAT PENGAWALAN DAN ARAHAN ANGGOTA DPRD BATAM WALFENTIUS TINDAON, WARGA TELUK BAKAU AKHIRNYA RAIH HAK GANTI RUGI YANG LAYAK

Batam

PERERAT SINERGI, INSAN PERS SILAHTURAHMI KE RUTAN KELAS IIB BATAM

Batam

ALIANSI MASYARAKAT TELUK BAKAU MENGIRIMI SURAT PERMOHONAN EVALUASI DAN PERPANJANG MASA SP3.

Batam

​Diduga Kebal Hukum, PT SBS Abaikan Hasil RDP DPRD: Ditpam Layangkan SP3, Warga Teluk Bakau Tuntut Keadilan

Batam

JURNALIS RAJAWALI NUSANTARA UCAPKAN DIRGAHAYU TNI KE-81: SINERGITAS PERS DAN TNI PERKUAT KEDAULATAN INFORMASI