Home / Batam

Senin, 27 Juli 2026 - 07:11 WIB

​Imigrasi Kepri dan ICA Singapura Perkuat Kerja Sama Keimigrasian di Batam, Bintan, dan Karimun

Batam Serasah id – Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) menerima kunjungan kehormatan delegasi Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), Minggu (27/7/2026).

​Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama keimigrasian antara Indonesia dan Singapura, khususnya dalam pengelolaan lalu lintas orang antarnegara.

Delegasi ICA Singapura yang terdiri dari tujuh pejabat dipimpin langsung oleh Sea Domain Commander Ms. Julia Sng dan Commander Coastal Command Mr. Phua Chiew Hua.

​Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan, bersama jajaran Pejabat Utama Imigrasi di lingkungan Kepulauan Riau.

​Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi antarotoritas perbatasan kedua negara dalam menghadapi dinamika mobilitas internasional yang terus meningkat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan lapangan di Terminal Feri Internasional Batam Centre. Dalam kunjungan tersebut, delegasi ICA melihat langsung skema konsep operasional (Concept of Operations/CONOPS) pelayanan pemeriksaan keimigrasian, termasuk rencana pengembangan sistem pemeriksaan otomatis (automated clearance).

​Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bandar Udara Internasional Hang Nadim untuk memantau penerapan konsep operasional di pintu masuk jalur udara internasional.

Selain tinjauan lapangan, kedua pihak menggelar sesi diskusi bersama Pejabat Utama Imigrasi wilayah BBK. Pertemuan tersebut membahas struktur organisasi, konsep Command and Control (C2) dalam pengelolaan terminal feri internasional, serta persiapan penyelenggaraan DGI–ICA Games yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026

​Kunjungan ini menegaskan komitmen Ditjen Imigrasi dan ICA Singapura dalam memperkuat sinergi, pertukaran informasi, serta penerapan praktik terbaik (best practices) pengelolaan perbatasan.

​”Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keamanan perbatasan, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat antarnegara,” ujar Guntur.

READ  ​Diduga Bermasalah secara Administrasi dan Legalitas, KB Djuwita Prakarsa Dipanggil DPRD Batam

​Kunjungan ini diharapkan menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan tata kelola keimigrasian yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Sembiring)

Share :

Baca Juga

Batam

Kejari Batam Usut Dugaan Korupsi Pengelolaan Aset Kemenag, Mantan Kakanwil Kepri Ikut Dimintai Keterangan

Batam

Proyek KMP Batam Diduga Menunggak Ratusan Juta Rupiah, Pemborong Meninggal Dunia

Batam

Proyek KMP Batam senilai Rp44 Miliar Disorot: Pekerja Meninggal, Upah Menunggak, dan Papan Informasi Absen

Batam

TIMPORA KEPRI PERKUAT KOORDINASI PENGAWASAN ORANG ASING DI WILAYAH PERBATASAN*

Batam

Dugaan Sengkarut Proyek KMP Batam: Target Meleset, Upah Pekerja Tertunggak Meski Lolos Audit

Batam

DIDUGA PERLUAS LAHAN ILEGAL 1 HEKTARE DI HUTAN LINDUNG, PT PUTRA GAUTAMA JAYA DIDESAK HENTIKAN AKTIVITAS

Batam

Warga Karimun Pasang Spanduk Tolak Karhutla: Demi Masa Depan Anak Cucu Kita

Batam

Menanti Kepastian Hukum, 300 KK di Taman Yasmin Kebun Batam Desak Penerbitan SK TORA